KabarTaka, PENAJAM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU beberapa hari lalu.
Distribusi air bersih tersebut dilakukan sebagai langkah pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di tengah kondisi keterbatasan persediaan air bersih akibat musim kemarau.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten PPU, Nurlaila, mengatakan pendistribusian air bersih menyasar warga di RT 1 hingga RT 15 Desa Sebakung Jaya. Secara keseluruhan, bantuan tersebut diperuntukkan bagi 456 kepala keluarga (KK).
“Pendistribusian air bersih dilakukan ke masing-masing tandon yang telah disiapkan di setiap RT,” kata Nurlaila, Rabu, (2/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, BPBD PPU mendistribusikan air bersih sebanyak 11 trip dengan total mencapai 62.000 liter. Air disalurkan secara bertahap ke sejumlah tandon agar dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Nurlaila menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih tersebut, BPBD bersama sejumlah pihak melakukan pengambilan air dari sumber air di Gunung, Desa Gunung Intan, Kecamatan Babulu.
Selain itu, pasokan air juga berasal dari fasilitas pengolahan air (WTP) yang merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Kodam di Desa Sebakung Jaya.
“Untuk pengambilan air di WTP Desa Sebakung Jaya menggunakan mesin portable. Selanjutnya air disuplai ke mobil tangki untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat,” jelasnya.
Dalam proses pendistribusian, BPBD PPU juga melibatkan sejumlah armada tangki, di antaranya mobil tangki milik Balai Wilayah Sungai (BWS), mobil tangki Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) PPU, serta mobil tangki milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten PPU.
Menurut Nurlaila, kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penyaluran air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.
BPBD PPU akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah, terutama desa-desa yang terdampak kekeringan. Distribusi akan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Penyaluran ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi,” pungkas Nurlaila. (*)











