KabarTaka, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus melaksanakan pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah melalui dukungan Bantuan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun Anggaran 2026. Sejumlah proyek yang tengah berjalan meliputi pembangunan drainase dan peningkatan jalan yang ditujukan untuk mendukung aktivitas masyarakat.
Salah satu proyek yang sedang dikerjakan adalah pembangunan saluran drainase di Dusun III dan Dusun IV, Desa Gunung Makmur, Kecamatan Babulu, serta di Desa Rintik. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat mengendalikan limpasan air hujan, mengurangi genangan, serta menjaga kondisi jalan dan lingkungan permukiman.
Warga Dusun III Desa Gunung Makmur, Latifah, mengatakan selama ini air hujan yang mengalir dari badan jalan kerap masuk ke halaman rumahnya sehingga menyebabkan halaman menjadi becek dan licin.
“Kalau hujan, air dari jalan langsung masuk ke halaman rumah. Halaman jadi kotor dan licin. Mudah-mudahan drainase ini cepat selesai supaya masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” ujar Latifah.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara yang telah merealisasikan pembangunan drainase di wilayah tersebut.
Selain pembangunan drainase, Pemerintah Kabupaten PPU juga melaksanakan peningkatan Jalan Gerbang Madani menuju kawasan Poros Pemerintahan di Kecamatan Penajam. Jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat dari wilayah Tanjung dan Sungai Parit menuju pusat pemerintahan.
Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara, M. Hardi, mengatakan peningkatan jalan dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan publik.
“Dengan adanya peningkatan Jalan Gerbang Madani ini, masyarakat akan lebih mudah menuju kawasan poros pemerintahan untuk mengakses berbagai layanan publik. Pembangunan ini didukung melalui Bantuan Keuangan Pemerintah Pusat serta APBD Kabupaten Penajam Paser Utara,” katanya.
Menurut Hardi, hingga saat ini pekerjaan berjalan sesuai rencana dengan dukungan kondisi cuaca yang mendukung proses konstruksi.
Pembangunan infrastruktur juga berlangsung di Desa Sebakung Jaya melalui peningkatan jalan lingkungan sepanjang hampir dua kilometer. Sebelum diperbaiki, kondisi jalan dipenuhi lubang sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan serta akses menuju sekolah.
Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sebakung Jaya, Kholim, mengatakan perbaikan jalan tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat.
“Sebelumnya kondisi jalan ini rusak parah dan banyak lubang, padahal setiap hari digunakan masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan. Kami berharap setelah selesai nanti manfaatnya benar-benar bisa dirasakan warga,” ujarnya.
Ia berharap peningkatan kualitas jalan dapat memperlancar aktivitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi desa.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menargetkan pembangunan infrastruktur yang didukung Bantuan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun Anggaran 2026 dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi hasil pertanian, serta mengurangi dampak genangan air di kawasan permukiman.











