KabarTaka, PENAJAM – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Waris Muin secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik yang diselenggarakan Dinas Sosial Kabupaten PPU di Ruang Rapat Wakil Bupati PPU, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten PPU, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Penajam Paser Utara, para camat, lurah dan kepala desa, Ketua BAZNAS Kabupaten PPU, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, serta perwakilan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Waris Muin menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik sebagai ruang dialog antara pemerintah dengan masyarakat untuk memperoleh masukan, saran, dan evaluasi terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.
“Melalui forum ini, pemerintah membuka ruang dialog dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan guna memperoleh masukan, saran, dan evaluasi terhadap penyelenggaraan pelayanan publik agar semakin berkualitas, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Wabup menegaskan bahwa Dinas Sosial memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti masyarakat miskin, penyandang disabilitas, lanjut usia, anak terlantar, serta masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial. Karena itu, setiap program dan pelayanan harus mampu berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara terus berkomitmen mendukung percepatan penanggulangan kemiskinan melalui berbagai program perlindungan dan pemberdayaan masyarakat dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Melalui sinergi seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat, kita berharap berbagai program yang dilaksanakan benar-benar mampu mengurangi beban masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, serta menurunkan angka kemiskinan di daerah,” katanya.
Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan di Kabupaten Penajam Paser Utara menunjukkan tren yang terus menurun. Capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, namun tantangan ke depan masih memerlukan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial serta memastikan seluruh bantuan dan program pemberdayaan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.
Abdul Waris Muin berharap Forum Konsultasi Publik tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menjadi wadah komunikasi dua arah yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.
“Saya berharap forum ini benar-benar menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat serta menghasilkan berbagai rekomendasi yang konstruktif bagi peningkatan kualitas pelayanan Dinas Sosial di masa mendatang. Masukan dari masyarakat merupakan modal penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin profesional, responsif, inklusif, dan berkeadilan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Penajam Paser Utara beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan. (*)











